Cara Menulis Artikel Di Website

Cara Menulis Artikel Di Website Agar Mudah Dipahami

Pelajari beberapa cara menulis artikel di Website agar menarik dan bisa dipahami, langkah-langkah berikut ini bisa menjadi acuan menulis konten.

Penerbit Buku Kampungku – Tahukah kamu apa itu content writer? Content writer adalah seorang yang bekerja sebagai penulis konten-konten tertentu berupa artikel, lalu kemudian dipublikasikan di web/internet.

Biasanya content writer mengisi konten artikel di web-web yang bergerak di bidang bisnis tertentu. Nah, para pemiliki web ini mempekerjakan para content writer untuk menulis artikel.

Gajinya yang lumayan besar membuat banyak orang yang hobi menulis memanfaatkan kesempatan yang bisa dibilang kesempatan emas ini. Lalu, apakah kamu adalah salah orang yang juga tertarik menjadi seorang content writer?

Menjadi content writer penulisan artikel yang profesional tentu butuh strategi dan butuh ilmu yang mumpuni agar artikel menarik dan bisa membuat pembaca mengerti. Mulai dari artikel mengenai bisnis, artikel mengenai review buku atau film hingga artikel-artikel tentang kependidikan. Pokoknya apa aja deh! Tergantung webnya.

Pertanyaannya, gimana cara menulis di website agar menarik dan membuat pembaca memahami secara utuh maksud artikel?

Tak perlu khawatir karena berikut ini akan coba saya ulas mengenai cara menulis artikel di website agar menarik:

1. Pastikan Kamu Memahami Topik Yang Dibahas

Untuk menulis artikel yang baik di website, cara pertama yang harus kamu lakukan adalah bahwa kamu memahami topik yang kamu bahas. Kadang-kadang ada beberapa orang yang menulis artikel topik tertentu tapi dia tak paham betul mengenai topik tersebut.

Akibatnya, artikel tersebut sulit dipahami para pembaca. Bagaimana pembaca bisa paham, kalau penulisnya saja sudah tak paham, kan?

2. Pastikan Judul Pembahasan Menarik dan Unik

Selain topik yang kamu tulis harus dipahami, kamu juga harus memastikan bahwa menarik. Selain menarik, judul artikel yang kamu tulis juga harus unik.

Misalnya, alih-alih membuat judul Makanan Khas Majalengka Yang Lezat lebih baik membuat judul Makanan Khas Majalengka Yang Bikin Lidahmu Bergoyang.

Dengan membuat judul yang menarik sekaligus unik, tentu banyak pembaca yang tertarik untuk membaca artikelmu. Ini merupakan cara menulis artikel di website yang bisa mensugesti pembaca dari judulnya.

3. Cari Referensi Dengan Melakukan Riset

Cara menulis artikel berikutnya adalah mencari referensi artikel dengan melakukan riset dan penelitian. Misalnya meneliti mengenai data-data valid, menulis kutipan-kutipan para tokoh hingga referensi film, buku dan atau podcast.

Setelah semua penelitian dan riset sudah dilakukan, selanjutnya kamu bisa mengumpulkannya dalam satu folder. Sortir dan jadikan bahan pembuatan artikel yang sesuai dengan tema yang akan kamu pilih.

Dengan melakukan riset, artikelmu akan semakin berisi dan semakin berkualitas. Dan tentunya semakin mudah dipahami.

4. Tulis Pembuka Artikel Dengan Jelas

Dalam menulis artikel tentunya ada pembuka artikel, isi artikel dan kemudian penutup artikel. Nah, biasanya orang akan membaca pembukaan artikel terlebih dahulu untuk memastikan bahwa apa yang dicarinya sesuai yang dimaksud atau tidak.

Ini berarti bahwa memberikan informasi mengenai tujuan penulisan artikel dan juga latar belakang penulisan artikel haruslah padat, berisi dan jelas.

Misalnya dengan menyelipkan pertanyaan mengenai artikel tersebut. Seperti semacam, “Jadi, apa sih makanan khas Majalengka yang akan membuat lidahmu bergoyang-goyang?”

Jadi, tujuan artikel jelas bahwa artikel tersebut isinya adalah berbagai makanan khas Majalengka. Ini merupakan tips cara menulis artikel di website yang masih jarang diketahui.

5. Sertakan Gambar Pendukung Agar Lebih Menarik

Kadang-kadang orang bosan sebuah artikel hanya berisi tulisan saja. Maka dari itu, perlulah sebuah artikel diselipi dengan gambar-gambar penunjang agar menarik dan tidak terlihat membosankan.

Gambar pendukung adalah gambaran visual dari konsep artikel tersebut. Pembaca tentunya akan lebih tertarik membaca artikel yang bergambar ketimbang artikel yang berupa tulisan saja.

Jika kamu tak memiliki gambar sendiri untuk mendukung artikelmu, kamu bisa mencarinya di platform dan marketplace desain, instagram atau sumber lain. Namun tentu harus mencantumkan sumbernya, ya.

6. Jangan Lupa Revisi Artikel Sebelum Dipublikasi

Setelah artikel benar-benar jadi, jangan lupa untuk baca sekali lagi. Memastikan bahwa artikel tulisanmu benar-benar layak untuk diterbitkan.

Atau kamu bisa meminta tolong diedit oleh temanmu atau rekanmu. Mintalah saran dan kritik tentang kepenulisan artikel yang baik. Dengan begitu kamu bisa memperbaikinya.

Dengan kamu melakukan pembacaan ulang serta revisi beberapa kali, kamu akan. mengetahui tulisanmu layak terbit atau tidak.

Demikian beberapa cara menulis artikel di website dengan baik. Semoga membantu, ya.